Ibarat mendukung kepompong menjadi kupu-kupu terbang jauh

2019-05-23 13:27:13 仲孙墉 26
2017年1月19日下午3:26发布
2017年1月19日下午3:26更新

Menteri BUMN Rini Soemarno(kanan)berbincang dengan Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo(kiri)didampingi Dirut BRI Asmawi Syam(kedua kiri)dan Wakil Dirut BNI Suprajarto(kedua kanan)saat mengunjungi Rumah Kreatif BUMN(RKB)pada 29 Desember 2017. Foto oleh M Agung Rajasa / Antara

Menteri BUMN Rini Soemarno(kanan)berbincang dengan Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo(kiri)didampingi Dirut BRI Asmawi Syam(kedua kiri)dan Wakil Dirut BNI Suprajarto(kedua kanan)saat mengunjungi Rumah Kreatif BUMN(RKB)pada 29 Desember 2017. Foto oleh M Agung Rajasa / Antara

印度尼西亚雅加达 - Anda yang pernah menjadi penumpang pesawat terbang melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng,Tangerang,mungkin pernah melihat outlet BRI Digital。 Tidak terlalu besar dan mewah sebagaimana kantor bank,tapi bisa melayani berbagai transaksi perbankan secara digital。

“Generasi muda yang kita sebut sebagai generasi millennial,kini tak mau datang ke kantor bank yang mewah。 Semua transaksi mereka lakukan cashless,dan melalui gawai [ gadget ],“kata Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia(BRI),Asmawi Syam,pada Rabu,18 Januari。

Asmawi berbicara di depan pemimpin redaksi media massa di Jakarta,menyampaikan paparan awal tahun 2017 dengan tema“提升下一代MSME”,yang intinya meningkatkan kemampuan usaha mikro kecil dan menengah(UMKM)untuk menghadapi era digital。

sendiri telah diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 2016 lalu。

Saksikan Facebook Live paparan Direktur Utama BRI Asmawi Syam di bawah ini:

Asmawi mengatakan,lebih dari 70%投资组合bisnis BRI adalah di sektor UMKM。 Data di Indonesia menunjukkan,pelaku UMKM mencapai lebih dari 50 juta pengusaha。

“Sekarang ditambah lagi dengan yang disebut start-up atau usaha rintisan berbasis digital。 Kalau银行tidak menggarap pasar ini,kita akan ketinggalan。 Sekarang pun sudah masuk pesaing bank yang garap usaha rintisan berbasis digital,yaitu financial technologyfin-tech ),“kata Asmawi。

(BACA: )

BRI数字merupakan outlet数字银行BRI dengan teknologi terkini yang melayani kebutuhan transaksi dan informasi produk perbankan serta update seputar keuangan,investasi,transaksi e-dagang dan kebutuhan lainnya。

Layanan 全数字银行服务 s dengan teknologi terkini, 自助服务 ,serta 银行助理 untuk keperluan监控aktivitas kantor dan konsultasi layanan keuangan langsung dengan nasabah,BRI Digital menjadi outlet digital terlengkap di Indonesia。

Tidak hanya itu,BRI digital juga merupakan outlet perbankan pertama yang memanfaatkan jaringan 。

Tidak terbatas pada layanan perbankan,nasabah juga dapat memanfaatkan fasilitas BRI Digital untuk memperoleh informasi secara online dan interaktif,seperti misalnya lokasi tenants Terminal 3 Ultimate lengkap dengan peta lokasi dan foto,serta jasa lainnya yang tersedia di terminal tersebut,seperti porter dan trolley ,restoran ,银行,ATM,dan moda transportasi seperti 穿梭巴士 / 出租车 / 私家车 ,informasi penerbangan,hingga informasi hotel terdekat。

Tersedia juga e -Pasar BRI yang merupakan pasar online untuk mendapatkan informasi produk-produk yang dijual di pasar tradisonal mitra BRI di Indonesia。

Rumah Kreatif BUMN untuk solusi UMKM

Sebelum时代数字,mendatangkan barang / komoditi dari luar negeri misalnya dilakukan melalui importir。

“Kini anak-anak muda membeli barang dari luar negeri melalui transaksi 电子商务 Tidak perlu lagi usaha importir。 Bahkan BRI ingin mendorong UMKM menjadi eksportir dengan memanfaatkan transaksi digital,“ujar Asmawi。

Ia menyitir optimisme Presiden Joko“Jokowi”Widodo bahwa pada 2020 Indonesia berpotensi menjadi ekonomi digital terbesar di kawasan ASEAN dengan 。

Persoalan yang ditemukan di lapangan,menurutnya,adalah soal standarisasi kualitas。 产生UMKM偏见的男性角色,以及dengan标准yang sama dengan pembeli lokal。

Pembeli asing mengeluh,misalnya,mengapa di musim dingin mebel muncul bercak-bercak warna hitam di mebel bambu yang mereka beli? Besar kemungkinan jika tidak segera ada solusi maka pembeli tidak akan mengulangi beli di waktu berikutnya。

“Kasihan UMKM yang sudah investasi mesin dan peralatan untuk produksi dengan bahan baku bambu kalau tidak bisa melanjutkan produksinya,”kata Asmawi。

Untuk memberikan wadah mencari solusi problem usaha rintisan,BRI bekerjasama dengan Telkom yang sama-sama perusahaan pelat merah mendirikan Rumah Kreatif BUMN di berbagai kota。 “Usaha rintisan ini bagaikan kepompong。 Kami ingin membantunya agar begitu menetas,akan lahir kupu-kupu yang bisa terbang jauh ke mana-mana,“kata Asmawi。

Di Rumah Kreatif BUMN ini,BRI menantang anak-muda untuk mencari solusi,misalnya bagaimana memastikan produk bambu tidak menghitam saat musim dingin。

“Berarti tantangan terkait inovasi yang bisa mendukung ekspor produk bambu,”kata Asmawi。

Rumah Kreatif BUMN BRI kini ada di 17 kota yang tersebar di seluruh Indonesia,seperti di Yogyakarta,Gianyar,Mataram,Manado,Makassar,Bukittinggi,Serang,Jakarta,Tasikmalaya,Pekalongan,Sidoharjo,Banjar,Banda Aceh ,, Kendari,Bandung,dan独奏。 Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno telah 。

Rumah Kreatif BUMN BRI menyediakan pembinaan dan pelatihan,juga menyediakan jalur pemasaran produk secara online melalui laman belanja internet di 。 Karena sifatnya etalasi online ,maka penjual dan pembeli tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu。

“Jual produk melalui situs blanja.com memiliki jangkauan pemasaran produk lebih luas dan manajemen usaha efektif,sehingga dapat meningkatkan daya saing bukan hanya di lokal tetapi juga di mancanegara,”kata sekretaris perusahaan BRI,Hari Siaga Amijorso。

Muhamad Fajrin Rasyid,kepala keuangan Bukalapak.com,pernah menceritakan potensi e-commerce di Indonesia。 Di situs Bukalapak.com,misalnya,ada lebih dari 1 juta UMKM yang berdagang di Bukalapak.com,yang menjual sedikitnya 25 juta jenis barang。

Fajrin mengutip angka yang diolah oleh Google dan淡马锡yang mengatakan bahwa dari 2015 sampai 2025,nilai bisnis e-commerce di Indonesia diperkirakan akan naik lebih dari 30 persen,dari US $ 1,7 miliar menjadi US $ 46 miliar。

“Banyak angka yang berseliweran,tetapi itu bisa jadi gambaran。 Soalnya banyak sekali UMKM 电子商务 di Indonesia dilakukan secara非正式,“kata Fajrin saat berbicara di研讨会ekonomi digital di CSIS pada 2016 silam。

Untuk mendukung pengembangan usaha 电子商务 ,pemerintah tahun lalu juga telah meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi ke-14 yang fokusnya mengenai e-commerce.- Rappler.com